Selamat pagi untuk semua semua. ketika kita bangun pagi menemukan suatu segar dan menyenangkan menyambut pagi hari. untuk menyambut pagi yang begitu indah hal yang pertama yang harus kita lakukan adalah mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikankepada kita. jika hal tersebut telah kita lakukan, semua beban yang mengeluguti akan sirna semuanya. prinsip utama yang harus kita pegang adalah semenderita-menderitanya kita masih banyak kawan kita yang lain yang lebih mederita. kita mungkin masih bisa makan tiga kali sehari, tapi berapa banyak saudara-saudara kita diluar sana yang sudah beberapa hari tidak melihat makanan, masih banyak saudara kita yang mengais-ngais tong sampah hanya untuk memungut sebutir dua butir nasi. sedangkan kita setelah mendapatkan makan sehari tiga kali, seringkali kita pun kalaw makan banyak menyisakan nasi dipiring, bahkan adakalanya kita hanya makan beberapa sendok selebih hanya terbuang percuma di piring kita. pernahkan kita bayangkan suatu saat kita harus mencari sisa makanan untuk menghilangkan lapar. karena pada dasarnya kehidupan ini bagaikan roda yang terus berputar, kadang dibawah dan kadang diatas. hari ini kita mungkin mempunyai berbagai kelebihan, tapi tak mengherankan bila suatu saat kita akan sangat kekuarangan dengan segala hal. Allah maha berkehendak atas segala sesuatu.
jadi sudahkah kita bersyukur hari ini tentang nikmat yang telah diberikan kepada kita, karena Allah telah berjanji apabila seorang mensyukuriu nikmat yang telah diberikan maka Allah akan manambah nikmat tersebut.
selanjutnya yang harus kita lakukan untuk menikmati pagi yang indah adalah merasa cukup apa yang telah kita dapatkan (tawadhu'). sehingga kita dalam menikmati pagi tak merasa terbebani dengan segala kekurangan yang kita anggap kurang. nikmati dan nikmati. jika ini kita lakukan, sungguh bisa mendengar indahnya burung berkicau dipagi hari dengan menyenangkan, hati kita akan selalu bahagia dan berbagai macam persoalan dapat kita selesaikan dengan sempurna. cobalah menikmati indahnya pagi, selamat pagi semuanya
Read more / Selengkapnya...
Jumat, 24 April 2009
selamat pagi
UAN
Ujian Nasional bagi anak SMA baru saja berakhir (23-4-2009) dan hasilnya belum diumumkan. pengalaman yang sudah-sudah kelulusan UAN di Aceh tidak mencapai 100%. cuma sekolah-sekolah yang sudah
terkenal yang mempuanyai tingkat kelulusan 100%. sedangkan sekolah sekoalah dengan standarisasi biasa tidak mendapatkan kelulusan 100%. Tahun ini semua pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan mengharapkan kelulusan UAN tingkat SMA mencapai 100%. sekarang timbul pertanyaan, jika tingkat kelulusan mencapai 100% apakah mutu pendidikan di Aceh juga ikut terdongkrak? ini mungkin pertanyaan basi, tapi sepertinya pertanyaan ini terus menjadi pertnyaan tanpa ada jawaban yang memuaskan.
UAN yang dilaksanakan untuk melihat tingkat kepandaian (kemampuan dalam menyerap ilmu dibangku sekolah) seorang pelajar untuk bisa melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi seperti tidak lagi berfungsi dengan baik. Karena praktek dilapangan sebagaimana di informasikan di media massa berselemak dengan kecurangan. Sudah menjadi rahasia umum kecurangan-kecurangan dalam pelaksanan uan di seluruh Indonesia. Siswa punya kepentingan untuk lulus, sedangkan pihak yang berkaitan juga punya kepentingan sendiri yang lebih penting lagi.
jika kenyataan demikian adanya, mohon disambung ne kehabisan ide
Read more / Selengkapnya...
Kamis, 23 April 2009
dampak globalilasi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupan ummat manusia, baik dampak positif maupun dampak negatif.
Dampak positifnya, ummat manusia banyak merasakan kemudahan. Jarak dan ruang tidak lagi menjadi pemisah. Meminjam sebuah judul buku kalau tidak salah dunia yang dilipat, digambarkan bahwa hari ini dunia kita sangat kecil atau sempit. Dengan hanya duduk didepan sebuah monitor, kita bisa menjelajah ke berbagai belahan dunia. Mau masuk kegedung putih, menjelajah hutan amazon, berbelanja di Paris ataupun mau lihat-lihat keindahan kota Amsterdam. Semua bisa dilakukan dengan sekejap mata. Informasi berkembang seperti hembusan nafas. Detik ini pembunuhan terjadi di Jalur Gaza dan detik ini pula kita bisa tahu kejadian tersebut. Cepat dan tepat. Semua hal tidak ada yang tertutupi, terlihat dengan jelas.
Sedangkan dampak negatif pun tak kalah mengerikan. Kebebasan dunia Informasi tanpa batas telah menembus semua privasi. Media massa menjadi wadah untuk memperlihatkan berbagai kemudahan hidup. Kebebasan bergaul. Mencapai keinginan secara instant. Sehingga dampak negative tersebut menyebabkan tercerabutnya budaya bangsa. Yang paling terasa adalah bablasnya pergaulan muda mudi. Melahirkan generasi yang ingin serba instant. Ingin hidup senang tanpa berkerja keras.
Kebebasan bergaul muda mudi tak perlu melihat ke kota-kota besar. Aceh hari ini setali tiga uang dengan kota metropolitan. Jangan heran ataupun bengong bila anda baru pertama kali ke Banda Aceh terjebat macet menjelang magrib, akan terlihat muda-mudi keluar rumah bukan menuju ke Masjid, tapi duduk berkumpul nongkrong disepanjang jalan protocol menikmati humberger ala gerobak dorong. Café-café tak pernah sepi dari kunjungan muda-mudi. Atau sekali-kali anda punya kesempatan jalan-jalan ke ujong Batee atau Lampuuk, jangan merasa asing bila melihat banyaknya pasangan duduk dibawah pohon cemara sambil cekikan. Inilah wajah nanggroe Syari’at. Ketika ada qanun melarang duduk berduaan ditempat sunyi, mareka pindah ketempat-tempat umum seperti tempat hamburger dipinggir jalan, café-café, atau lapangan blang padang sehingga tak ada yang berani menegurnya.
Bablasnya pergaualan muda mudi mengakibatkan timbulnya kemerosatan moral. Tejadinya pemakaian narkoba, minuman keras, perkelahian, perampokan, pemerkosaan, perzinahan dan berbagai bentuk kejahatan lainnya. Pada akhirnya membawa kerugian pada diri sendiri dan juga merusak ketentraman lingkungan sekitar.
Hampir setiap hari koran lokal menurunkan berita tentang amoral yang terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam. Kejadian demi kejadian terus terjadi di bumi rencong tercinta ini. Topik yang hampir sama terus terus terjadi. Pencabulan terhadap anak kecil, seorang gadis diperkosa oleh tiga orang pemuda sebaya, seorang gadis dibunuh setelah sebelumnya diperkosa, Ayah mencabuli anak kandung sendiri sampai hamil, ayah dan anak mencabuli gadis tetangga, seorang paman mengerayami keponakan sendiri, ibu muda membuang anaknya setelah dilahirkan karena hasil hubungan gelap. Jika disimpulkan ternyata hampir setiap detik terjadi pemerkosaan dan pembunuhan. Belum lagi kasus khalwat. Dengan pelaku dari berbagai tingkat dan golongan. Pejabat, penegak hukum, pengawas syari’at, pendidik, mahasiswa, tukang bangunan, tukang becak ataupun ustaz.
Dampak negative tersebut bisa diminimalisasi. Seandainya semua pihak mendukung usaha penyempitan pekerjaan yang mengarah kepada kemaksiatan. Pihak yang sangat berperan dalam hal ini adalah keluarga khususnya orangtua. Dimana orangtua bisa membekali anaknya dengan pendidikan agama sejak dini. Sehingga kemanapun dan dengan siapapun si anak bergaul sudah ada filter dalam dirinya.
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk pendidikan anak yaitu: pertama, Pendidikan dengan Keteladanan. Keteladanan dalam pendidikan merupakan bagian dari sejumlah metode paling ampuh dan efektif dalam mempersiapkan dalam mempersiapkan dan membentuk anak secara moral, spiritual dan sosial. Kedua, Pendidikan dengan Adat Kebiasaan. Setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan suci artinya ia dilahirkan diatas dasar fitrah (kesucian) bertauhid dan beriman kepada Allah. Dari sinilah dimulailah peran pembiasaan, pengajaran, dan pendidikan dalam menumbuhkan dan mengiring anak kedalam tauhid murni, akhlak mulia, keutamaan jiwa, dan untuk melakukan syari’at yang hanif (lurus). Suatu hal yang tak dapat dipungkiri bahwa apabila anak mendapat pendidikan utama Islam dan lingkungan yang baik, maka ia akan tumbuh dan berkembang dengan iman yang benar, berakhlak dengan akhlak Islam dan sampai kepuncak keutamaan jiwa dan kemulian jati diri.
Ketiga, Pendidikan dengan Nasihat. Di antara metode dan cara-cara mendidik yang efektif didalam upaya membentuk keimanan anak, mempersiapkannya secara moral, psikis dan sosial adalah mendidiknya dengan memberi nasihat. Sebab, nasehat sangat berperan dalam menjelaskan kepada anak tentang segala hakikat, menghiasinya dengan moral mulia, dan mengajarinya tentang prinsip-prinsip Islam. Maka tidak aneh bila kita mendapati al-Qur’an menggunakanmetode ini dan berbicara kepada jiwa dengan nasihat. Dalam banyak ayat al-Qur’an sering mengulang-ulang berbagai pengarahan dan nasihatnya. Keempat, Pendidikan dengan Pengawasan .Maksudnya adalah mendampingi anak dalam upaya membentuk akidah dan moral dan mengawasinya dalam mempersiapkannya secara psikis dan sosial dan menanyakan secara terus menerus tentang keadaannya, baik dalam hal pendidikan jasmani maupun dalam hal belajarnya. Islam dengan prinsip-prinsipnya yang universal dan dengan peraturan-peraturannya yang abadi, mendorong para orangtua, ibu bapak ataupun pendidik untuk selalu mengawasi dan mengontrol anak-anak mareka dalam setiap segi kehidupan dan pada setiap aspek kependidikan. Kelima, Pendidikan dengan hukuman (sanksi). Sanksi merupakan pendidikan kepada anak untuk memberi peringatan terhadap kesalahan yang telah dilakukan, sehingga si anak akan jera untuk melakukan tindakan yang melanggar. Wallahu’aklam
Read more / Selengkapnya...
jangan pernah menyerah
berjuang terus-terus-terus jangan pernah menyerah.
kegagalan bukanlah sesuatu yang membuat kehidupan kita hancur. tapi yakinlah itu hanyalah sesuatu yang tertunda untuk kita gapai
Read more / Selengkapnya...